Sabtu, 29 Juni 2019

Pendakian Gunung SAGO

 Pernah dengar nama Gunung Sago?  Bagi yang biasa mendaki di Provinsi Sumatera Barat tentu pernah dengar bahkan mendakinya bukan? Gunung Sago tingginya 2.261 m diatas permukaan laut. Koordinat puncaknya pada -0.3241 lintang selatan dan 100.6733 bujur timur. Secara administrasi Gunung Sago berada di wilayah Kabupaten 50 Kota dan Kabupaten Tanah Datar.
 Bagaimana dengan rute ke puncak ?. Pada umumnya orang mengenal rute pendakian ada 3. Rute pertama lewat Nagari Situjuah Gadang Kab. 50 Kota, puncaknya ada batu besar. Disini kita sebut saja "Puncak Batu".  Disekitar batu besar ini kita dapat mendirikan tenda. Rutenya lumayan panjang dengan sumber air yang agak susah.
 Rute kedua lewat Sikabukabu, ada lagi yang menyebutnya via Kayu Kolek. Rutenya terbilang paling singkat dibandingkan dengan dua rute lain. Sumber air relativ mudah agak dekat dengan Puncak Rabuang yaitu puncak tempat mendirikan tenda.
 Rute ketiga via Sibaladuang. Rutenya menengah, lebih panjang dari rute via Sikabukabu tapi lebih singkat dari rute via Situjuah. Sumber air rute ini paling mudah karena rutenya memang melewati aliran air tapi cuma satu sama juga dengan lainnya.  Rute ini selanjutnya menuju Puncak Rabuang jadi nanti ada persimpangan diatas ketemu dengan rute Sikabukabu.
 Puncak Rabuang merupakan area camp pendakian dari  rute Sikabukabu dan Sibaladuang. Dari Puncak Rabuang ini bila hari cerah dapat memandang Kota Payakumbuh, lebih indah jika dapat malam yang bersih tanpa hujan dan kabut. Dari sini juga dapat memandang kearah "kelok 9" nun jauh disana. Sebaiknya menggunakan teropong barangkali biar lebih jelas. Juga dapat memandang kearah Gunung Bongsu. Lalu lanjut keatas sekitar 15 menit maka sampai lah di puncak tertinggi Gunung Sago.
 Adakah rute penghubung antara "Puncak Sago" dengan "Punca Batu" ?. Jauh kah jarak kedua puncak ini ? Nah, ini yang bikin penasaran. Barangkali ada pembaca yang tau dengan jawaban dari pertanyaan diatas. 
 Bagaimana dengan Pos Pendakian ke Gunung Sago? Sepertinya belum ada. Mungkin karena pendakian kesini belum terlalu banyak dibandingkan dengan pendakian ke gunung lain. Bagi yang membawa kendaraan roda dua biasanya menitipkan kendaraannya pada keluarga atau rumah masyarakat yang paling atas.
 Demikian yang dapat saya ceritakan . Kalau ada kesalahan  mohon dikoreksi di ruang komentar. Dan bagi yang akan melengkapi info tentang Sago saya ucapkan terimakasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar